📚 Apa Itu Student Company Project?
Student Company Project (SCP) adalah model
pembelajaran Prakarya & Kewirausahaan yang mengajak siswa
belajar menjalankan sebuah perusahaan secara sederhana
melalui pengalaman bisnis nyata di lingkungan sekolah.
Dalam SCP, setiap kelompok siswa tidak sekadar membuat produk
kemudian menjualnya pada saat Market Day.
Siswa belajar menjalankan proses bisnis secara utuh:
- Menentukan dan mempertahankan produk.
- Membentuk struktur perusahaan.
- Melakukan riset pasar.
- Menentukan harga jual.
- Menghitung biaya produksi.
- Menghitung BEP.
- Merencanakan produksi.
- Membuat strategi pemasaran.
- Menjual melalui berbagai channel.
- Mencatat dan menganalisis data penjualan.
- Melakukan evaluasi dan perbaikan.
Market Day bukan awal dari kegiatan bisnis,
tetapi menjadi salah satu puncak dari proses SCP.
1
Membentuk Student Company
🎯 Tujuan:
Membentuk kelompok kerja yang berfungsi seperti sebuah
perusahaan sederhana.
Setiap kelompok menentukan identitas perusahaan dan
membagi tugas sesuai kebutuhan bisnis.
Aktivitas siswa:
- Membentuk kelompok.
- Menentukan nama perusahaan.
- Menentukan struktur organisasi.
- Menentukan pembagian tugas.
- Menentukan produk yang akan dikembangkan.
📌 Output:
Identitas Student Company, struktur organisasi,
pembagian tugas, dan produk yang dipilih.
2
Riset Pasar
🎯 Tujuan:
Mengetahui kebutuhan, keinginan, dan kemampuan calon
konsumen sebelum memproduksi barang.
Jangan langsung membuat produk hanya karena menurut kita
produk tersebut menarik.
Cari tahu terlebih dahulu apakah calon konsumen
membutuhkan dan mau membelinya.
Aktivitas siswa:
- Menentukan target konsumen.
- Melakukan observasi.
- Membuat pertanyaan atau survei sederhana.
- Menganalisis produk yang sudah ada.
- Mencatat kebutuhan konsumen.
📌 Output:
Data hasil riset pasar dan alasan pemilihan produk.
3
Perencanaan Bisnis & Perhitungan Biaya
🎯 Tujuan:
Mengetahui apakah produk dapat dibuat dan dijual
secara ekonomis.
Siswa mulai berpikir seperti pengusaha.
Produk tidak cukup hanya enak, menarik, atau kreatif.
Produk juga harus memiliki perhitungan biaya yang jelas.
Hal yang dihitung:
- Modal awal.
- Biaya tetap (Fixed Cost).
- Biaya variabel (Variable Cost).
- Biaya produksi.
- Harga jual.
- Keuntungan.
- BEP (Break Even Point).
📌 Output:
Rencana biaya, harga jual, target penjualan,
dan perhitungan BEP.
4
Persiapan Produksi
🎯 Tujuan:
Menyiapkan produk agar siap diproduksi dan dijual.
Aktivitas siswa:
- Membuat SOP produksi sederhana.
- Menyiapkan bahan dan alat.
- Menentukan standar kualitas produk.
- Menentukan kemasan.
- Membuat identitas/branding produk.
- Menyiapkan media promosi.
- Membuat poster dan materi promosi digital.
📌 Output:
Produk siap produksi, kemasan, branding,
poster, dan media promosi.
5
Produksi
🎯 Tujuan:
Menghasilkan produk sesuai standar yang telah direncanakan.
Pada tahap ini siswa mulai menjalankan aktivitas produksi
sebagai sebuah perusahaan.
Aktivitas siswa:
- Menyiapkan bahan.
- Melakukan proses produksi.
- Mengontrol kualitas.
- Mengemas produk.
- Mencatat jumlah produksi.
- Mencatat biaya produksi.
- Mencatat kendala produksi.
📌 Output:
Produk siap dijual dan data produksi.
6
Penjualan melalui Berbagai Channel
🎯 Tujuan:
Menguji strategi pemasaran dan mengetahui channel
penjualan yang paling efektif.
Penjualan SCP tidak harus menunggu Market Day.
Setelah produk siap, siswa dapat mulai menjual melalui
berbagai channel.
📱 WhatsApp
👥 WhatsApp Group Sekolah
📢 Poster / Mading
🎬 Video Media Sosial
🛒 Penjualan Langsung
📦 Pre-Order
🤝 Promosi dari Teman
🏫 Lingkungan Sekolah
💡 Ingat!
Setiap transaksi harus dicatat.
Siswa perlu mengetahui:
- Berapa produk yang terjual?
- Berapa omzet?
- Berapa keuntungan?
- Siapa konsumennya?
- Melalui channel mana konsumen mengetahui produk?
7
Mengumpulkan & Menganalisis Data Penjualan
🎯 Tujuan:
Mengubah data penjualan menjadi dasar pengambilan keputusan.
Dalam SCP, siswa tidak hanya bertanya:
"Berapa yang terjual?"
Siswa juga harus bertanya:
"Dari mana pembeli datang dan channel mana yang paling efektif?"
Data yang dicatat:
- Jumlah penjualan.
- Omzet.
- Keuntungan.
- Jumlah pesanan.
- Channel pemasaran.
- Channel yang menghasilkan pembelian terbanyak.
📌 Output:
Data penjualan dan analisis channel pemasaran.
8
Evaluasi & Optimasi Strategi Penjualan
🎯 Tujuan:
Menggunakan data untuk menentukan strategi penjualan berikutnya.
Jika ternyata pembelian paling banyak berasal dari
WhatsApp, maka perusahaan siswa perlu memperkuat
promosi melalui WhatsApp.
Jika video media sosial menghasilkan pembelian paling banyak,
maka produksi dan publikasi video perlu lebih digencarkan.
Inilah prinsip penting SCP:
keputusan bisnis dibuat berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan.
📌 Output:
Strategi pemasaran baru berdasarkan hasil analisis penjualan.
9
Persiapan Market Day
🎯 Tujuan:
Menyiapkan perusahaan untuk menghadapi puncak kegiatan
penjualan secara langsung di sekolah.
Yang dipersiapkan:
- Stok produk.
- Booth atau meja penjualan.
- Banner perusahaan.
- Poster promosi.
- Daftar harga.
- Media pembayaran.
- Tim penjualan.
- Strategi promosi.
- Pencatatan transaksi.
📌 Output:
Perusahaan siap mengikuti Market Day.
🏆 MARKET DAY — Puncak Student Company Project
Market Day menjadi momentum bagi setiap Student Company
untuk menunjukkan hasil dari seluruh proses pembelajaran
yang telah dilakukan.
Namun perlu dipahami:
Market Day bukan satu-satunya tempat siswa berjualan.
Penjualan dapat berlangsung sebelum Market Day melalui
berbagai channel. Market Day menjadi puncak kegiatan
penjualan langsung sekaligus kesempatan untuk menguji
kembali strategi bisnis yang telah dikembangkan.
- Menjual produk secara langsung.
- Menerapkan strategi pemasaran.
- Berinteraksi dengan konsumen.
- Mencatat transaksi.
- Mengamati perilaku konsumen.
- Mengevaluasi hasil penjualan.
10
Laporan & Refleksi Perusahaan
🎯 Tujuan:
Menilai perjalanan perusahaan dari awal sampai akhir.
Kelompok menyusun laporan:
- Proses pembentukan perusahaan.
- Hasil riset pasar.
- Perencanaan produk.
- Biaya produksi.
- Harga jual.
- BEP.
- Jumlah produksi.
- Data penjualan.
- Channel penjualan.
- Channel paling efektif.
- Omzet dan keuntungan.
- Kendala yang dihadapi.
- Strategi perbaikan.
- Refleksi pengalaman belajar.
📌 Output:
Laporan akhir Student Company dan refleksi individu/kelompok.
🎯 Inti Pembelajaran SCP
Student Company Project bukan sekadar proyek membuat produk
kemudian menjualnya.
SCP mengajarkan siswa untuk mengalami proses bisnis secara
langsung:
IDE
→
RISET
→
RENCANA
→
PRODUKSI
→
PROMOSI
→
PENJUALAN
→
DATA
→
EVALUASI
→
OPTIMASI
→
MARKET DAY
→
REFLEKSI
Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar bagaimana membuat
dan menjual produk, tetapi belajar bagaimana sebuah perusahaan
mengambil keputusan, bekerja sama, melayani konsumen,
membaca data, menghadapi masalah, dan melakukan perbaikan.
🧠 Pertanyaan Refleksi Siswa
1. Apa produk yang dijalankan oleh perusahaan kelompokmu?
2. Siapa target konsumen produk tersebut?
3. Bagaimana hasil riset pasar kelompokmu?
4. Berapa biaya produksi dan harga jual produk?
5. Berapa BEP perusahaanmu?
6. Melalui channel apa produk paling banyak terjual?
7. Mengapa channel tersebut menghasilkan penjualan paling banyak?
8. Strategi apa yang akan diperkuat setelah melihat data penjualan?
9. Apa kendala terbesar yang dialami perusahaan?
10. Apa yang kamu pelajari dari menjalankan Student Company?