Model pembelajaran Prakarya & Kewirausahaan berbasis bisnis nyata di sekolah.
Dari Market Day Biasa β Menjadi Simulasi Perusahaan Siswa.
Banyak kegiatan kewirausahaan sekolah berhenti pada aktivitas membuat produk dan menjualnya.
Siswa membuat produk β jual β selesai.
Setiap kegiatan membuat produk baru tanpa membangun bisnis yang berkelanjutan.
Siswa belum benar-benar belajar bagaimana sebuah perusahaan bekerja.
Setiap kelompok siswa tidak hanya membuat dan menjual produk. Mereka membangun sebuah perusahaan mini yang memiliki struktur organisasi, produk, perencanaan bisnis, produksi, pemasaran, keuangan, hingga evaluasi.
Membentuk struktur dan pembagian jabatan perusahaan.
Menentukan produk dan membangun identitas produk.
Menghitung modal, biaya, harga jual, BEP, laba dan rugi.
Melakukan riset pasar, promosi dan penjualan.
Siswa mengikuti proses bisnis secara bertahap dari pembentukan perusahaan hingga evaluasi.
Mengenal perusahaan dan membentuk tim.
Mengenali kebutuhan dan peluang pasar.
Menghitung modal, biaya, harga jual dan BEP.
Menyiapkan produksi dan strategi penjualan.
Menjalankan perusahaan dan menjual produk.
Menganalisis hasil bisnis dan melakukan evaluasi.
SCP dirancang agar siswa mengalami langsung proses berpikir, bekerja dan mengambil keputusan.
Student Company Project dapat menjadi ruang belajar yang mengintegrasikan kewirausahaan, project based learning, numerasi, kolaborasi, komunikasi dan literasi finansial.
Guru dan siswa dapat mengikuti setiap tahapan Student Company Project secara sistematis.
Materi, aktivitas, LKPD dan tahapan pembelajaran tersedia secara terstruktur.
SCP membantu guru memandu siswa melalui proses bisnis secara bertahap.
Model Pembelajaran Prakarya & Kewirausahaan Berbasis Bisnis Nyata di Sekolah.
Dikembangkan oleh Mugiyono, S.T.
Guru β’ Praktisi Pendidikan β’ Pengembang Model Pembelajaran Student Company Project
Jangan hanya ajarkan siswa cara menjual produk. Ajarkan mereka bagaimana sebuah perusahaan bekerja.